contact person
085201224333
Hangeul : Dari Raja untuk Rakyat
Diposting pada tanggal 2026-01-17 [Hangeul : Dari Raja untuk Rakyat]
Share postingan ini ke:
Hangeul atau alfabet korea diciptakan oleh Raja Sejong yang
Agung pada masa Dinasti Joseon tahun 1443. Sebelum Hangeul diciptakan, bahasa
Korea ditulis menggunakan Hanja, yaitu aksara dari Tiongkok. Hanja terlalu
sulit untuk digunakan oleh orang-orang yang tidak mendapatkan pendidikan.
Karena alasan inilah, Raja Sejong menciptakan Hangeul agar orang-orang biasa
pun dapat menggunakannya dengan mudah.
Penciptaan Hangeul bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga
menyimpan filosofi mendalam. Huruf vokal dalam Hangeul dirancang berdasarkan
tiga elemen dasar alam semesta: langit (•), bumi (ㅡ), dan manusia (ㅣ). Dari kombinasi ketiga elemen dasar inilah lahir
vokal-vokal seperti ‘ㅏ, ㅑ, ㅓ, ㅕ, ㅗ, ㅛ, ㅜ, ㅠ’, termasuk seluruh vokal tambahan dalam sistem alfabet
Korea.
Sementara itu, huruf konsonan dasar ‘ㄱ, ㄴ, ㅁ, ㅅ, ㅇ’ diciptakan dengan prinsip yang sangat ilmiah, yaitu
meniru bentuk organ tubuh manusia saat melafalkan bunyi tersebut. Untuk bunyi
yang memiliki hembusan napas (aspirasi) lebih kuat, ditambahkan goresan tambahan
pada huruf dasar sehingga terbentuklah huruf ㅋ,
ㅌ, ㅍ, dan ㅊ. Sedangkan untuk bunyi yang lebih tegang atau kuat, huruf
dasar tersebut digandakan menjadi ㄲ, ㄸ, ㅃ, ㅆ, dan ㅉ.
Sistem penulisan Hangeul memiliki aturan unik di mana
konsonan dan vokal harus bergabung untuk membentuk satu suku kata yang utuh.
Keduanya tidak dapat berdiri sendiri dalam penulisan. Jika sebuah suku kata
diawali oleh bunyi vokal, maka huruf ‘ㅇ’ akan ditempatkan di depan
sebagai penanda posisi konsonan. Dalam kondisi ini, huruf ‘ㅇ’ tersebut tidak memiliki bunyi, dan pelafalan suku kata
sepenuhnya ditentukan oleh vokal yang mengikutinya.
Hangeul terdiri dari 40 huruf, yang terbagi sebagai
vokal dan konsonan. Struktur ini dirancang secara sistematis agar mudah dipelajari
oleh seluruh lapisan masyarakat.
1. Konsonan (자음
- Jaeum): 19 Huruf
Konsonan dalam Hangeul berfungsi sebagai dasar bunyi yang
meniru bentuk organ bicara manusia.
- Konsonan
Dasar (14 huruf): ㄱ, ㄴ, ㄷ, ㄹ, ㅁ, ㅂ, ㅅ, ㅇ, ㅈ, ㅊ, ㅋ, ㅌ, ㅍ, ㅎ.
- Konsonan
Ganda (5 huruf): ㄲ, ㄸ, ㅃ, ㅆ, ㅉ (Dibuat dengan menggandakan
huruf dasar untuk mewakili bunyi yang lebih tegang).
2. Vokal (모음 - Moeum): 21 Huruf
Vokal Hangeul diciptakan berdasarkan filosofi tiga elemen
alam: langit, bumi, dan manusia.
- Vokal
Dasar (10 huruf): ㅏ, ㅑ, ㅓ, ㅕ, ㅗ, ㅛ, ㅜ, ㅠ, ㅡ, ㅣ.
- Vokal
Gabungan/Diftong (11 huruf): ㅐ, ㅒ, ㅔ, ㅖ, ㅘ, ㅙ, ㅚ, ㅝ, ㅞ, ㅟ, ㅢ.
Memahami sejarah dan filosofi Hangeul merupakan langkah
pertama untuk mempelajari bahasa korea
dan membuka pintu budaya Korea yang luar biasa. Namun, pembahasan kita
tidak berhenti sampai di sini! Mengingat banyaknya detail menarik tentang cara
penggabungan huruf dan aturan pelafalan, insya Allah materi ini akan saya
sambung pada postingan berikutnya. Pastikan Anda tetap mengikuti website ini
agar tidak ketinggalan kelanjutannya. Sampai jumpa.
한글#hangeul#alfabet korea#huruf korea#abjad korea#aksara korea#sejarah hangeul | Mengenal sejarah penciptaan Hangeul oleh Raja Sejong di masa Dinasti Joseon. Pahami filosofi dan struktur unik 40 huruf Korea (21 vokal & 19 konsonan) di sini!
